Tools untuk mengeliminasi waste (2): Buffer Stock dan Safety Stock
Artikel oleh: budiman
Kepana kita harus mengenal apa itu buffer stock dan safety stock.
Pelanggan adalah segalanya. Pelanggan harus didahulukan. Ketika mereka memesan produk kepada kita, kita harus bisa menyediakannya atau kita akan kehilangan mereka. Ketika karena sesuatu hal anda tidak bisa memenuhi pesanan mereka, maka anda harus punya rencana cadangan untuk memenuhinya. Rencana cadangan anda adalah buffer stock dan safety stock.
Apa itu buffer stock?
Stock yang kita buat untuk menanggulangi perubahan permintaan pelanggan. Jika dalam suatu process besar, maka bufer stock adalah finished good anda.
Apa itu safety stock?
Stock yang kita buat untuk menanggulangi adanya kerusakan tidak terduga pada alat-alat kita yang membuat kita tidak beroperasi. Safety stock sebaiknya disimpan dalam suatu area yang terkunci. Suatu prosedure harus diterapkan untuk mengatur penggunaan safety stock dan harus tercatat. Safety stock juga harus dirotasikan dengan produk yang baru untuk menanggulangi masalah umur produk.
Siapa yang harus melakukan?
Penghitungan berapa jumlah safety stock dan buffer stock harus dihitung oleh suatu team yang terbentuk bersama orang dari bagian planning material dan disetujui oleh level managemant atas.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan hal ini?
Biasanya butuh beberapa jam untuk mengumpulkan informasi dan melakukan penghitungan jumlah safety dan buffer stock. Dalam pertemuan ini gunakan sebagai forum diskusi. Untuk penerapannya mungkin memerlukan beberapa jam atau hari,tergantung fokus team.
Buffer stock dan safety stock harus diadjust secara berkala menyesuaikan dengan data performance dan permintaan pelanggan aktual.
Bagaimana cara melakukannya?
1. Pilih suatu proses dimana pernah mengalami kekurangan stock/produck.
2. Analisa proses -proses sebelumnya dan rata-rata down time.
3. Jumlah safety stock harus memperhitungkan rata-rata down time tersebut.
Bagaimana menentukan buffer stock?
1. Pilih salah satu produk.
2. Ambil data variasi permintaan pelanggan dalam 2 sampai 3 bulan.
3. Catat permintaan tertinggi. Kurangi dengan rata-rata permintaan perhari. Maka anda mendapatkan buffer stock anda.
Contoh:
Jika permintaan tertinggi adalah 1000 dan rata-rata permintaan adalah 800, maka buffer stock anda adalah 200.
Bagaimana menentukan safety stock?
Perhitungan safety stock harus berdasarkan perkiraan jumlah donwntime proses dan resiko yang bersedia diterima oleh perusahaan anda.
Catatan:
1. Safety stock dan buffer stock harus ditempatkan ditempat terpisah. Tercatat pengisian dan pengambilannya.
2. Safety stock harus terkunci.
3. Harus diingat,safety stock dan buffer stock adalah merupakan kompromi terhadap lean sistem.
Bagaimanapun juga harus dicari cara terus menerus untuk menghilangkan stock tersebut.
4. Membuat safety dan buffer stock juga akan menghindarkan adan dari melakukan overtime.
5. Safety stock dibuat untuk menjaga pelanggan internal, sedangkan buffer stock untuk menjaga pelanggan luar.
Disadur bebas dari The Lean Pocket Guide
Labels: Business improvement, Improvement tool, Waste Elimination

1 Comments:
Permit me to introduce you to LE-MERIDIAN FUNDING SERVICES. We are directly into pure loan and project(s) financing in terms of investment. We provide financing solutions to private/companies seeking access to funds in the capital markets i.e. oil and gas, real estate, renewable energy, Pharmaceuticals, Health Care, transportation, construction, hotels and etc. We can finance up to the amount of $900,000,000.000 (Nine Hundred Million Dollars) in any region of the world as long as our 1.9% ROI can be guaranteed on the projects.
Le-Meridian Funding Service.
(60 Piccadilly, Mayfair, London W1J 0BH, UK) Email Email Contact....lnfo@lemeridianfds.com
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home